pengertian pendidikan
1
Pendidikan
Pendidikan
memiliki definisi yang sangat luas dan dapat dilihat dari berbagai sudut.
1. Definisi Umum
Pendidikan
dapat diartikan sebagai Suatu metode untuk mengembangkan keterampilan,
kebiasaan dan sikap-sikap yang diharapkan dapat membuat seseorang menjadi lebih
baik.
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia
Pendidikan
adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang
dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan;
proses, cara dan pembuatan mendidik
3. Menurut Undang-Undang
a. UU SISDIKNAS No. 2 tahun 1989 : Pendidikan
adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan,
pengajaran, dan latihan bagi peranannya di masa yang akan datang
b. UU SISDIKNAS no. 20 tahun 2003: Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan
masyarakat.
4. Etimologi (Bahasa)
Bahasa Arab
: berasal dari kata Tarbiyah, dengan kata kerja Rabba yang memiliki makna
mendidik atau mengasuh. Jadi Pendidikan dalam Islam adalah Bimbingan oleh
pendidik terhadap perkembangan jasmani, rohani dan akal anak didik sehingga
bisa terbentuk pribadi muslim yang baik.
Bahasa
Yunani : berasal dari kata Pedagogi, yaitu dari kata “paid” artinya anak dan
“agogos” artinya membimbing. Itulah sebabnya istilah pedagogi dapat diartikan
sebagai “ilmu dan seni mengajar anak (the art and science of teaching children)
5. Psikologi
Pendidikan
adalah Mencakup segala bentuk aktivitas yang akan memudahkan dalam kehidupan
bermasyarakat.
B. Dasar Pendidikan
Dasar
pendidikan adalah pondasi atau landasan yang kokoh bagi setiap masyarakat untuk
dapat melakukan perubahan sikap dan tata laku dengan cara berlatih dan belajar
dan tidak terbatas pada lingkungan sekolah, sehingga meskipun sudah selesai
sekolah akan tetap belajar apa-apa yang tidak ditemui di sekolah. Hal ini lebih
penting dikedepankan supaya tidak menjadi masyarakat berpendidikan yang tidak
punya dasar pendidikan sehingga tidak mencapai kesempurnaan hidup. Apabila
kesempurnaan hidup tidak tercapai berarti pendidikan belum membuahkan hasil
yang menggembirakan. Dasar atau landasan pendidikan dapat dilihat dari berbagai
segi yaitu :
1. Pandangan Islam
1. Al-qur’an.
Al-qur’an
merupakan pedoman tertinggi yang manjadi petunjuk dan dasar kita hidup di
dunia. Dalam Al-qur’an kita bisa menemukan semua permasalahan hidup termasuk
pendidikan dan ilmu pengetahuan.
2. Hadist
Hadist
merupan pedoman kita setalah Al-qur’an, dengan demikian hadist juga merupakan
dasar atau elemen dalam pendidikan.
3. Nilai-nilai Sosial kemasyarakatan
yang tidak bertentangan dengan Al-qur’an dan Hadist Secara Umum
1. Religius
Merupaken
elemen atau dasar pendidikan yang paling pokok, disini ditanamkan nilai nilai
agama islam (iman, akidah dan akhlak)
sebagai suatu pondasi yang kokoh dalam pendidikan
2. Ideologis
Yaitu
mengacu kepada ideologi bangsa kita yakni nya pancasila dan berdasarkan kepada
UUD 1945. Dan intinya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
3. Ekonomis
Pendidikan
bisa dijadikan sebagai suatu langkah untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan
keluar dari segala bentuk kebodohan dan kemiskinan.
4. Politis
Lebih
mengacu kepada suasana politik yang berlansung.
5. Teknologis
Dunia telah
mengalami eksplosit ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan bisa dikatakan
teknologi sangat memiliki peran dalam kemajuan dunia pendidikan.
6. Psikologis dan Pedagogis
Tugas
pendidikan sekolah yang utama adalah mengajarkan bagaimana cara belajar,
mendidik kejiwaan, menanamkan motivasi yang kuat dalam diri anak untuk belajar
terus-menerus sepanjang hidupnya dan memberikan keterampilan kepada peserta
didik, mengembangkan daya adaptasi yang besar dalam diri peserta didik.
7. Sosial Budaya
Mengacu
kepada hubungan antara individu dengan individu lainnya dalam suatu lingkungan
atau masyarakat. Begitu juga hal nya dengan budaya, budaya masyarakat sangat
berperan dalam proses pendidikan, karena budaya identik dengan adat dan
kebiasaan. Apabila sosial budaya seseorang itu berjalan baik maka pendidikan
akan mudah dicapai.
3.
Tujuan Pendidikan
Tujuan
Pendidikan akan menentukan kearah mana anak didik akan dibawa. Disamping itu
pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu
kehidupan dan martabat manusia indonesia.
Tujuan pendidikan dapat dilihat dari dua sudut pandang yaitu menurut islam
dan tujuan pendidikan secara umum.
C.
Tujuan Pendidikan Dalam Islam
Tujuan
pendidikan islam adalah mendekatkan diri kita kepada Allah dan pendidikan islam
lebih mengutamakan akhlak. Secara lebih luas pendidikan islam bertujuan untuk
• Pembinaan Akhlak
• Penguasaan Ilmu
• Keterampilan bekerja dalam
masyarakat
• Mengembangkan akal dan Akhlak
• Pengajaran Kebudayaan
• Pembentukan kepribadian
• Menghambakan diri kepada Allah
• Menyiapkan anak didik untuk hidup
di dunia dan akhirat
B. Tujuan
Pendidikan Secara Umum
Tujuan
pendidikan secara umum dapat dilihat sebagai berikut:
1. Tujuan pendidikan terdapat dalam UU
No2 Tahun 1985 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia
yang seutuhnya yaitu yang beriman dan dan bertagwa kepada tuhan yang maha esa
dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan kerampilan, kesehatan
jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung
jawab kemasyarakatan dan berbangsa.
2. Tujuan Pendidikan nasional menurut
TAP MPR NO II/MPR/1993 yaitu
Meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yaitu manusia yang beriman dan
bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian,
mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja
profesional serta sehat jasmani dan rohani. Pendidikan nasional juga harus
menumbuhkan jiwa patriotik dan memepertebal rasa cinta tanah air, meningkatkan
semangat kebangsaan dan kesetiakawaan sosial, serta kesadaran pada sejarah
bangsa dan sikap menghargai jasa para pahlawan, serta berorientasi masa depan.
3. TAP MPR No 4/MPR/1975, tujuan
pendidikan adalah membangun di bidang pendidikan didasarkan atas falsafah
negara pancasila dan diarahkan untuk membentuk manusia-manusia pembangun yang
berpancasila dan untuk membentuk manusia yang sehat jasmani dan rohaninya,
memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat mengembangkan kreatifitas dan
tanggung jawab dapat menyuburkan sikap demokratis dan penuh tenggang rasa,
dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi dan disertai budi pekerti yang
luhur, mencintai bangsanya dan mencintai sesama manusia sesuai dengan ketentuan
yang termaktub dalam UUD 1945.
Kesimpulan
Dari Uraian
diatas dapat kami simpulkan bahwa :
1. Pendidikan menurut pandangan islam
lebih dominan kepada pembentukan akhlak, akidah dan iman. Sedangkan secara umum
pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan pengembangan kemapuan yang
dimiliki. Apabila kedua hal ini digabungkan maka hasil dari pendidikan akan
sangat maksimal dan menghasilkan peserta didik yang memiliki intelektual dan
akhlak yang mulia.
2. Dasar pendidikan menurut islam fokus
kepada Al-qur’an dan hadist sedang secara umum dasar pendidikan juga lebih
menitik beratkan ke dasar religius.
3. Tujuan Pendidikan baik secara islam
dan umum hampir memiliki kesamaan yaitu mendapatkan kesuksesan. Apabila
digabungkan maka tujuan pendidikan adalah upaya untuk meraih kesuksesan hidup
di dunia dan akherat.
Komentar
Posting Komentar